Lain Penyakit, Lain Obat: (1) Impor Beras

Litter Press

Summary: masalah defisit beras di Indonesia terjadi karena masalah rantai pasokan (supply chain) yang buruk dan konsumsi berlebihan, bukan karena serangan beras impor. Impor beras hanya gejala dari masalah tersebut, sehingga pembatasan impor tidak akan efektif dan bisa berbahaya. Sama seperti mengobati sakit kepala akibat darah tinggi dengan paracetamol.

.

Saya seringkali takjub dengan betapa jarangnya logika sederhana dipakai dalam pembahasan isu-isu yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Seakan-akan hanya dengan menyisipkan frase “demi rakyat”, anda dapat membenarkan kebijakan yang miskin logika.

Untuk membuktikan pernyataan saya di atas, mari kita lihat persoalan publik yang terus berulang selama bertahun-tahun, yaitu masalah impor beras.

Selama ini, terjadi ketakutan mengenai “serangan” beras impor dari luar negeri, misalkan dari Thailand atau dari Vietnam. Narasi umumnya adalah: “Indonesia negara agraris, kok impor beras”

Kekhawatiran umum masyarakat adalah bahwa beras impor membuat beras lokal tersingkir, mematikan penghidupan petani, dan membuat kita diperbudak oleh beras Thailand atau Vietnam yang saat…

View original post 900 more words

Basics

Basically FINANCE is a field of study or decision making process that deals with the inquiry of investments opportunities to maximize resources consumer value. It includes the postponement or accel…

Source: Basics

Introduction to Finance

Introduction to Finance.

FINancE is about knowledge, art and discipline based on FINE-decision.  Do you aware of this perspective?

Dalam Bahasa Indonesia, Finance (mestinya) diterjemahkan menjadi KEBAJIKAN!  Serius!  Coba perhatikan:

Bahasa Inggris:

A:  Hi, how are you?

B:  Oh, I am FINE!  And you?

Bahasa Makassar:

A:  Hai, apa kareba?

B:  Hoi, BAJIK ki!

… Tuh!  FINE = BAJIK.  Maka FINANCE = KEBAJIKAN!      *eureka!*

via Introduction to Finance.